Spread the love

beritamenang.com  – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arefin Zerif membenarkan kenaikan tarif listrik lebih dari 3.000 lembar. Namun, tidak disebutkan sejauh mana kenaikan tarif listrik tersebut.

Arefin Tasrif mengatakan “ya (tinggi)” dalam pesan singkat pada Senin malam (6 Juni 2022). bocoran slot gacor hari ini

Ditanya besaran kenaikannya, Arefin meminta Detikcom untuk memastikan angka pastinya kepada General Manager Elektrikal Reza Muliana.

“Tanya ke general manager,” kata Arifin.

Saat ini terdapat 37 kategori tarif, 13 di antaranya menerapkan mekanisme tariff-adjusted atau non-subsidi. Pemerintah secara berkala menyesuaikan beberapa indikator makro seperti nilai tukar, harga minyak mentah Indonesia (ICP), inflasi, dan harga batu bara acuan (HPB). Namun, pemerintah menghentikan penyesuaian tarif listrik pada 2017.

Tarif untuk pelanggan tegangan rendah adalah 900VA-RTM(TR) Rp1352/kWh berdasarkan penyesuaian tarif dari April hingga Juni 2022 yang dikutip dari situs web PLN. Tagihan listrik untuk pelanggan selanjutnya adalah 1300 volt amp, 2200 volt amp, 3500-5500 volt amp, dan 6600 VA. Di atas adalah Rp 1444,70/kWh.

Selanjutnya, pelanggan korporat dengan daya antara 6600VA dan 200KVA dan pelanggan pemerintah dengan daya antara 6600 dan 200KVA adalah Rs 1.444,70/kWh.

Pelanggan Tegangan Tinggi (TM) seperti pelanggan komersial, industri dan pemerintah dengan kapasitas 200 kVA Rs.1114,74/kWh atau lebih tinggi.

Setelah itu, pelanggan tegangan tinggi (TT) digunakan di industri pada 30.000 kVA dan Rs996.74/kWh ke atas.

Tonton videonya. ‘Siap-siap! Tagihan listrik Anda akan meningkat sebesar 3000 FA.

[Gambar: video 20 detik]

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.