Spread the love

Beritamenang.com LAMPUNG, – Pencurian ponsel di Bandar Lampung, di mana siswa menikam dan membunuh siswa sekolah dasar (SD) menjadi peringatan bagi orang tua.

Pemantau dan aktivis anak mengingatkan orang tua untuk selalu mengawasi anak-anaknya dan tidak membiarkan ponsel dibawa ke tempat umum.

Bandar Lampung Ahmed Ibrilandi Basa (Andy), ketua Komite Perlindungan Anak (KPA), mengatakan, anak-anak masih sering memegang ponsel saat bermain. slot gacor tanpa potongan

Andy berbicara melalui telepon pada Jumat 27/27/2020. Mei 2022).

KPA Bandar Lampung juga telah meminta orang tua dan pejabat untuk menganggap penusukan seorang siswa sekolah dasar sebagai peringatan untuk melindungi anak-anak.

Diketahui bahwa M

Korban sedang berusaha melindungi ponselnya ketika seorang pencuri tak dikenal mengambilnya dan menikamnya dengan pisau.

Andy juga mengingatkan, fungsi ponsel yang diemban oleh anak-anak seharusnya sebatas alat komunikasi.

Misalnya, ketika anak pulang dari sekolah, mereka membutuhkan telepon seluler sebagai alat komunikasi dengan orang tuanya untuk mengambil atau menggunakan transportasi umum atau online.

MA sebelumnya dilaporkan ditikam oleh perampok di Bandar Lampung saat mencoba mempertahankan ponsel curiannya.

Kecelakaan tersebut terjadi pada Kamis (26 Mei 2022) sekitar pukul 18:30 WIB di Jalan Lekki Bali di Desa Sepangjaya Bandar Lampung.

Ketua RT setempat Haryono, 37, membenarkan adanya tindak pidana terhadap warga tersebut.

“Ya betul. 

Korban saat ini mendapatkan perawatan di rumah sakit setelah kecelakaan.

Sementara itu, polisi sedang menyelidiki kasus yang melibatkan siswa sekolah dasar.

“Kami masih menyelidiki untuk mengetahui karakter dan melacak pelakunya,” kata Kompol Atang Samsuri, Kompol Atang Samsuri.

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.