Spread the love

Beritamenang.com  JEPARA, – Satreskrim Polres Jepara bersama tim Jatanras Polda Jateng menangkap dua pemuda pelaku pemukulan yang menewaskan seorang FR laki-laki berusia 30 tahun, Desa Muryolobo, Kabupaten Jepara, Kecamatan Nalumsari, Jawa Tengah. .

Keduanya adalah IS (31) dan MS (20), kakak beradik dari Desa Ngetuk di Kecamatan Nalumsari. bandar slot gacor

Kombes Pol AKBP Wosono mengatakan, pelaku ditangkap pada 24 Mei 2022 di persembunyian di Bekasi, Jawa Barat.

“Dia ditangkap di rumah keluarganya,” kata Barsono dalam konferensi pers di Mapolres Zepara, Kamis (26 Mei 2022).

Menurut Warsono, pelaku yang mengakhiri hidup FD. Minggu (15 Mei 2022) Setelah dipenggal dengan pisau di Pasar Gandu Kecamatan Desa Bandanphet, Kabupaten Narumsari, Provinsi Jepara, sekitar pukul 17.30 pada Minggu sore (15 Mei 2022).

Sebelumnya, FR dan rekan-rekan baru saja pulang dari Kudus untuk menghidupkan kembali pentas Dangdut.

Namun, dalam perjalanan pulang, FR dan tetangganya FD (27) dan SA (34), yang mengendarai sepeda motor, terlibat adu mulut dengan komplotan penjahat yang berkeliaran di desa Bendanfete.

Ketiga korban yang dalam keadaan mabuk itu nekat menghampiri sekelompok pelaku dan dipukuli.

Ketiga korban yang saat itu kalah jumlah, akhirnya meninggalkan sepeda motornya dan melarikan diri untuk membubarkan diri.

Bala Keselamatan dan FDD keduanya melarikan diri ke desa Moriolovo, meskipun ditembak dan ditikam. Salvation Army dan FDD selamat, tetapi para militan yang berlari menuju pasar Gando dibunuh oleh Negara Islam (IS). Sepeda motor korban dirusak dan dijadikan sasaran.

“Orang-orang yang dicurigai sebagai warga desa Moriolovo memberontak terhadap kelompok tersebut dan melemparkan botol kaca ke arah kelompok tersebut,” katanya.

Divisi Reserse Polsek Zepara M.

Tersangka yang ditahan dalam kasus ini dapat dipidana 12 tahun penjara sesuai dengan Pasal 170 (2) 3 KUHP.

Rosie menyimpulkan, “Korban ini menari dan mabuk di Kudos, dan tentu saja ada pelaku lain yang belum kami tangkap.”

Sebelumnya Minggu (15/5/2022) lalu, Jepara, Nalumsaari, Bandanbet, dan Pasar Gando, Mururu, Nalumsaari, Kabupaten Jepara, Jawa Tengah Seorang pria Prancis berusia 30 tahun asal Desa Murulubo ditembak mati di leher. ) .) 17:30 WIB. Korban dikabarkan sudah pulang dari menonton acara hiburan Dangut di Kabupaten Kudus.

Usai pentas Dangdut, ada laporan FR tawuran antara pemuda Desa Ngetuk dengan Desa Muryolobo di Nalumsari. Kedua kota tersebut dikatakan memiliki sejarah konflik.

Beberapa saksi mata juga melaporkan melihat dua pemuda bertabrakan tidak jauh dari tempat kejadian, dan korban kemudian menyaksikan beberapa orang jatuh ke tanah menggunakan batu dan belati.

Kematian pemuda yang menghebohkan publik itu pun langsung mendapat perhatian serius dari Polres Jabara. Sejak saat itu, Polres Jepara bekerjasama dengan Jepara Codem 0719 melakukan sosialisasi Kamtapemas dan patroli dialog skala besar di kawasan Nallumsari.

AK Barsono, Kapolsek Jepara, mengatakan warga Prancis itu dibunuh dengan cara dipukul dan tidak berkelahi antardesa.

Warsawa juga menghimbau kepada masyarakat untuk tidak panik dan tidak mudah terprovokasi dengan berita yang belum terkonfirmasi. Publik harus menyerahkan penyelidikan penuh atas kematian FR kepada polisi.

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.