Spread the love

JAKARTA, – Keputusan pemerintah mencabut subsidi minyak goreng curah yang berlaku efektif 31 Mei 2022 membuat bingung para pedagang makanan di Pasar Kramat Jati, Jakarta Timur. slot online

Program yang digulirkan pemerintah untuk mengatasi kenaikan harga minyak nabati dinilai tidak berdampak pada penurunan harga.

Masoudeh, 61, pedagang sembako di Pasar Karamat Jati, khawatir harga minyak goreng curah akan kembali naik dan kehabisan stok setelah subsidi dicabut.

“Sekarang kami jual antara Rp17.000-18.000 per kilogram,” kata Masouda, Rabu di pasar Karamat Jati. Saya khawatir minyak akan menjadi mahal lagi karena subsidi minyak hilang. Pembeli akan kesulitan membeli.” (2022-05-25) Seperti dilansir Jakarta.

Ketakutan Masoudh tidak memiliki alasan. Harga minyak goreng berkapasitas besar, antara Rp17.000 hingga Rp18.000 per kilogram, sudah turun sejak pemerintah memberikan subsidi beberapa waktu lalu.

Namun, harga minyak goreng curah masih mahal di kisaran Rp 12.000 hingga Rp 15.000 per kg dibandingkan tahun 2021, sehingga subsidi saja tidak akan menyelesaikan masalah.

Namun, minyak goreng curah tetap menjadi arus utama konsumen karena harganya jauh lebih murah daripada minyak goreng kemasan.

Apalagi pemerintah tidak bisa menjamin pasokan minyak goreng dalam jumlah besar.

Keputusan itu diambil setelah Menteri Perdagangan (Birmendag) mengeluarkan dua aturan terkait tindak lanjut pembukaan ekspor minyak goreng dan bahan bakunya.

Usai rapat dengar pendapat dengan Komisi VII DPR pada Selasa, 24 Mei 2022, Bhutto mengatakan, “Saya menunggu Menteri Perindustrian menandatangani Perubahan Ketiga tentang keputusan program penyediaan minyak goreng curah.

Bhutto mengatakan, alasan penghentian program subsidi minyak goreng grosir karena harga komoditas itu turun dari beberapa bulan lalu.

Program minyak goreng curah kemudian akan digantikan oleh kebijakan Domestic Market Commitment (DMO) dan Domestic Price Commitment (DPO).

Artikel ini tayang di TribunJakarta.com dengan tajuk “Pedagang Pasar Karamat Jakarta Khawatir Naiknya Harga Minyak Goreng Massal Pasca Penghapusan Subsidi”.

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.