Spread the love

Beritamenang.com  – PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) terus merugi hingga Q1 2022. Kerugian yang dilaporkan emiten teknologi ini naik menjadi Rp 1,95 triliun.

Seperti dilansir detikcom pada Jumat, 6 Maret 2022, dalam laporan keuangan konsolidasi awal yang tidak diaudit, GoTo mencatat kerugian sebesar Rs 6,61 triliun untuk periode berjalan pada kuartal pertama tahun 2022. link slot gacor

Aset Goto mencapai 151,3 triliun rupee pada kuartal pertama tahun 2022. Jumlah tersebut turun dari Rp 155,13 triliun pada periode yang sama tahun lalu.

Total utang GoTo adalah Rp 16,61 triliun. Utang meningkat 16,11 triliun won dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Sejak itu, total modal turun dari Rp 139,2 triliun menjadi Rp 134,52 triliun. 

Penyebab GoTo Loss Bengkak

CEO Goto Andre Solisteo mengatakan kerugian Goto meningkat tajam karena data perbandingan laporan keuangan kuartal I 2021 disajikan tanpa Tokopedia. Dia mengatakan bahwa membandingkan hasil Goto Q1 2022 dengan pendapatan Q1 2021 tidak sepenuhnya benar, karena Go-Jek baru resmi bergabung dengan Tokopedia pada Mei 2021.

Dalam konferensi pers tersebut, ia mengatakan, “Sejak penggabungan Go-Jek dan Tokopedia selesai pada Mei 2021, laporan keuangan PT Go-To-Go-Jek, Tokopedia dan anak perusahaannya untuk kuartal pertama tahun 2021 disajikan tanpa Tokopedia dan tidak pantas.” . .

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.