Spread the love

Beritamenang.com  Ada beberapa kasus turis yang hilang di Sungai Aar. Sebagian besar dapat ditemukan dalam waktu 3 minggu.

Duta Besar Indonesia untuk Swiss, Moliman D Haddad, mengatakan 15-20 wisatawan tenggelam setiap tahun karena tenggelam di sungai Aare, menurut data kepolisian Swiss. bocoran slot gacor hari ini

Menurut Mulliman, banyaknya orang yang tenggelam atau hilang di Sungai Aare karena merupakan tujuan wisata yang banyak diminati warga. Selain menyaksikan keindahan Sungai Aare, wisatawan biasanya berenang dan bermain air.

Dia berkata, “Ini adalah tempat untuk berenang (pariwisata), tetapi ada antara 15 dan 20 orang setahun, jadi mengapa ada begitu banyak?”

Anda dapat menemukan banyak dari angka-angka ini.

“Mayoritas insiden serupa ditemukan dalam beberapa tahun terakhir, dengan tingkat penemuan 99,9% selama tiga minggu,” kata Mulliman dalam konferensi pers, Sabtu (30 Mei 2022).

Tetapi di saat-saat krisis, beberapa korban ditemukan dalam waktu tiga hari. Molliman sendiri tidak secara eksplisit menyebutkan persentasenya.

Juga, perbedaan waktu untuk menemukan turis yang hilang ini tergantung pada beberapa faktor. Misalnya, cuaca, ketinggian air yang tinggi, dan kondisi sungai yang mendung dapat menghambat pencarian korban.

Sementara itu, pencarian Imril Khan Mumtaz (Eril), putra Rizwan Camil yang hanyut terbawa aliran Sungai Aare, terus berlanjut hingga waktu yang belum ditentukan.

Pencarian Ariel berlanjut dengan berbagai upaya, antara lain penggunaan drone, penyelam, dan teropong.

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.