Spread the love

beritamenang.com  – Pemerintah Kabupaten DKI telah mencabut izin usaha Holywings karena masalah perizinan. Pemprov DKI Jakarta telah menutup 12 gerai Sayap Suci.

Holywings diketahui tidak memiliki dokumentasi lisensi di bawah peraturannya. Info lebih lanjut di sini. situs slot gacor hari ini

Menurut situs PPID Jakarta, ada beberapa alasan mengapa Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan membatalkan izin usaha Holywings. Salah satunya adalah banyaknya toko Holywings yang belum tersertifikasi sebagai bisnis bar.

“Pertama, penelitian dan investigasi dokumen perizinan OSS RBA mengungkapkan bahwa selain pemantauan di lokasi, banyak toko kelompok Holywings yang berada di wilayah DKI Jakarta menemukan banyak toko Holywings yang tidak memiliki sertifikasi standar tipe KBLI 56301. Sudah dikonfirmasi,” kata Andhika Permata, Biro Pariwisata dan Ekonomi Kreatif DKI Jakarta, Selasa (28/6/22) mengutip detikcom.

KBLI adalah singkatan dari Klasifikasi Baku Lingkungan Hidup Indonesia. Sertifikat ini harus dimiliki oleh perusahaan bar sebagai tempat yang menyajikan minuman beralkohol dan non-alkohol.

Holywings juga melanggar peraturan Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan Usaha Kecil (DPPKUKM) DKI Jakarta. Hanya aturan yang dilanggar berupa jual beli miras saja yang bisa dibawa pulang dan tidak diminum sekaligus.

Sedangkan sebagai hasil pengawasan di bidang ini, perusahaan (Kelompok Kudus) menjual minuman beralkohol di tempat-tempat yang harus ada Surat Keterangan Penjual Langsung (SKPL) grade B dan C menurut undang-undang, beserta PB-UMKU KBLI 56301. ” Elizabeth Ratu Ranti Alo, Direktur Koperasi dan UKM Perindustrian dan Perdagangan DKI Jakarta, dikutip detikcom, Selasa (28/6/2022).

Anies Holywings ditutup karena melanggar beberapa ketentuan Pemprov DKI Jakarta. Ada 12 cabang Holywings yang izinnya dicabut.

Sebanyak 250 unit aparatur sipil negara (Satpol PP DKI) dikerahkan untuk menutup 12 pelabuhan Holywings di Jakarta. Ketua Satpol PP DKI Jakarta Arifin mengungkapkan, banyak toko Holywings yang belum memiliki dokumen perizinan sesuai aturan.

Arifin mengatakan Selasa (28/6) di Balai Kota Jakarta bahwa ”pelanggaran pertama yang ditemukan adalah semua Holywings yang saat ini melakukan operasi dan kegiatan tidak memiliki dokumen izin yang sesuai dengan ketentuan tersebut.” /2022). ).

Pemprov DKI Jakarta telah menutup total 12 toko di Sayap Suci. Satpol PP DKI bertanggung jawab atas penyegelan rambu dan poster yang dipasang di toko Holywings.

Pemerintah Daerah DKI Jakarta mengatakan mereka yang merusak spanduk segel akan diproses sesuai hukum yang berlaku.

Tanda tangan tersebut dibubuhi segel: “Siapa pun yang menghancurkan atau melanggar pernyataan ini akan dituntut berdasarkan hukum yang berlaku. Sampai semua mematuhi dan mematuhi”.

Saat penyegelan, Satpol PP meminta Holywings untuk menandatangani. Pemerintah Kabupaten DKI membatalkan izin usaha Holywings karena tidak lengkapnya dokumen.

Kasatpol PP Jakarta Pusat Tumbur Parluhutan Purba mengatakan kepada Holly Security “Parikraf telah meminta kami untuk menutup tempat ini. Dengan ini, Pak, silakan tanda tangan di sini. Dokumennya tidak lengkap. Jika tidak jelas, pergi ke kantor. Ya” kata. sayap perwira.

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.